Kakak Adik Itu
Kakak : (malam kisaran pukul 08.00 p.m) kaka’ keluar sebentar ya de’ ! Adik : mau kemana ka’ ? ade’ takut sendirian disini (gang jalan sebelah bak sampah) Kakak : kaka’ mau nyari sisa makanan di warteg di ujung aspal itu, ade’ lapar kan? (sambil mengelus rambut kucel adiknya) Adik : iya ka’, ka’ nanti bawa sisa ayam goreng lagi ya ! (pinta adik dg lugunya) Kakak : tentu, nanti akan kaka’ carikan paha buat ade’ tp sabar ya ! Ingat jangan kemana-mana sbelum kaka’ pulang, janji ! (mengaitkan kelingking) ----Kaka’ berjalan, clingukan di depan warteg, kalau-kalau ada pembeli yang tak habis makannya, mau langsung diminta. Naas, pemilik warteg mengusir kakak dengan bumbu makian segala jenis penghuni Ragunan. Kakak : saya cuman mau sisanya saja bu’ ! (mata berkaca-kaca tak tahan dg makian)...